KAWASAN Praja Metropolitan Banjarbakula di Kalimantan Daksina yang meliputi lima wilayah menjelma penyumbang terbanyak kasus positif virus korona (covid-19), yakni mencapai 4. 038 kasus atau 72, 9 persen. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalsel mencatat ada puluhan dokter ikut terjangkit virus korona.

Data Konglomerasi Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel mencatat hingga Minggu (26/7) pagi jumlah kasus warga yang positif terjangkit virus korona menyentuh 5. 540 kasus atau beranjak 118 orang dari hari sebelumnya. Penambahan kasus berasal dari 10 kabupaten/kota terbanyak dari kawasan pengembangan metropolitan Banjarbakula.

Banjarbakula merupakan kawasan perluasan metropolitan di Kalsel meliputi Praja Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Dukuh, Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Barito Kuala. Wilayah ini benar strategis dengan populasi penduduk tertinggi di Kalsel.

“Total kasus positif virus korona saat ini sebanyak 5. 540 kasus. Tetapi angka kesembuhan juga terus meningkat menjadi 2. 760 orang atau 49, 8 persen, ” ungkap Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Muslim.

Ia berniat pada Agustus mendatang pandemi virus korona ini sudah dapat dikendalikan sesuai target pemerintah daerah. Mutlak kasus yang berasal dari daerah Banjarbakula ini sebanyak 4. 038 kasus atau 72, 9 komisi dari total kasus positif virus korona di Kalsel. Kota Banjarmasin menyumbang 2. 113 kasus dengan 803 orang penderita sembuh & 140 Orang meninggal dunia. Kabupaten Banjar 542 kasus, 247 penderita sembuh dan 28 meninggal, Kabupaten Tanah Laut 492 kasus, 235 pasien  sembuh dan 16 wafat.

baca juga:   Pasien Pasti Covid-19 di Klaten Tambah 5 Orang

Kemudian Kota Banjarbaru 480 kasus, 190 pasien sembuh serta 30 meninggal, serta Kabupaten Barito Kuala 391 kasus, 236 segar dan enam orang penderita covid meninggal dunia. Secara keseluruhan jumlah penderita covid yang sembuh dalam Kalsel sebanyak 2. 760 orang atau 49, 8 persen serta meninggal dunia 266 orang ataupun 4, 8 persen. (OL-3)