PEMIMPIN Barcelona Josep Maria Bartomeu mengucapkan pasar transfer akan terkena buah negatif krisis virus korona. Karenanya, Barcelona memendam hasrat untuk balik mendatangkan Neymar ke Nou Camp.

Di dalam 2013, Barcelona merekrut Neymar dari Santos. Striker asal Brasil tersebut menghadirkan delapan trofi utama, tercatat dua gelar La Liga Spanyol dan Liga Champions.

Total, Neymar mengecap 105 gol dari 186 pengejawantahan untuk Barcelona. Ia membentuk lini serang tim yang mematikan bergabung Lionel Messi dan Luis Suarez.

Namun, Neymar memutuskan untuk meninggalkan Barcelona pada musim panas 2017. Pemeran berusia 28 tahun itu diduga merasa di bawah bayang-bayang Lionel Messi dalam perebutan Ballon d’Or. Neymar meninggalkan Barcelona dan berbaur ke PSG dengan harga 222 juta euro.

Masa depan Neymar pada PSG kini masih diragukan. Tahun lalu, ia mengakui kalau dirinya ingin kembali ke Barcelona untuk menemukan kembali cintanya pada pertunjukan. Namun raksasa Spanyol itu malang mendatangkan sang pemain.

Jelang bursa transfer musim panas ini, Neymar kembali diisukan dengan Barcelona. Apalagi skuad besutan Quique Setien itu invalid garang di lini depan.

Ketika ditanya apakah Barcelona akan menjadikan Nermar sebagai target transfer, Bartomeu berusaha mengabaikan spekulasi yang sedang berlangsung dengan menegaskan bahwa pandemi Covid-19 mungkin akan menghalangi transfer secara nilai besar. “Operasi semacam itu tidak mungkin karena situasi seluruh klub di Eropa sangat sulit, ” ujar Bartomeu kepada RAC 1.

Bartomeu kemudian berkomentar tentang Barcelona akan menjual Arthur Melo ke Juventus, sebagai gantinya Miralem Pjanic ke Camp Nou.

“Pjanic adalah pemeran yang sudah lama ingin direkrut. Ia sangat dicari dan ada pemain Barca yang menginginkan Juve. Tapi, ini adalah situasi yang luar biasa, ” ujarnya lagi.

“Ini bukan untuk menyeimbangkan keuangan karena kami akan menjual pemain-pemain lain yang telah kami tawarkan. Arthur adalah pemain yang bernilai mulia, ” imbuhnya. (Goal/R-1)