DIREKTORAT Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri menyatakan bakal mengambil alih seluruh kasus kerumunan yang menipu pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Bareskrim akan mengambil mendaulat kasus kerumunan di Bandara Soekarno Hatta, Banten; Petamburan, Jakarta Pusat hingga kasus kerumunan di Bogor, Jawa Barat.

“Dilimpahkan penanganannya ke Bareskrim, karena menyangkut 3 wilayah adat, ” papar Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Andi Rian, di Jakarta, Jumat (18/12).

Andi menuturkan alasan Bareskrim mengambil-alih ketiga kasus kerumunan Rizieq mengingat pihaknya mencakup seluruh daerah yang tengah mengusut kasus.

Baca pula: Ada Aksi 1812, Lalu Lintas Transjakarta Dialihkan

“Iya karena-kan kasus kerumunan itu ada terjadi di Jakarta, di Jabar, dan di Banten. Mengingat dia mencakup semua provinsi, maka disatukan di Bareskrim, ” ungkap Andi.

Nantinya, seluruh LP langgeng masing-masing lantaran lokus tempusnya berbeda-beda. “Hanya karena menyangkut prokes, kemudian ada di masing-masing wilayah, kaya efektivitas ditarik penanganannya ke Bareskrim, ” ujarnya.

Andi pun menjelaskan pihaknya akan membuat sprindik yang baru untuk mengawal seluruh kasus kerumunan Rizieq.

“Kita buat sprindik petugas dengan baru saja. Petugasnya komposisinya tetap melibatkan wilayah, ” tuturnya. (OL-2)