BUPATI Sumenep, Jawa Timur, Abuya Busyro Karim, serta istrinya, Nur Fitriyana, dinyatakan nyata terpapar covid-19. Keduanya menjalani perawatan di ruang isolasi khusus covid-19, RSUD Mohammad Anwar, Sumenep.

Kabar itu awalnya diketahui publik karena postingan Nur Fitriyana di akun jalan sosialnya. “Hari ini, menjelang pagi buta saya memberi kabar bahwa hamba dan Buya (Abuya Busyro Karim) dinyatakan positif terpapar covid-19. Harap doa warga Sumenep semua, ” tulisnya.

Hal itu dikonfirmasi oleh Pemkab Sumenep melalui rilis yang diterima wartawan. “Menyampaikan informasi dari RSUD Mohammad Anwar bahwa Bapak Tumenggung dan Ibu dinyatakan positif terpapar covid-19, ” demikian sebagian kandungan rilis Pemkab Sumenep, Kamis (17/12).

Asistes I Sekretariat Daerah setempat, Herman Poernomo, mengatakan belum mengetahui sumber penularan virus korona yang menimpa kedua tokoh tersebut. “Saat ini penyebaran covid-19 di Sumenep sudah masuk kategori transmisi lokal, sehingga sulit menelusuri sumber penularannya, ” katanya.

Ia memastikan, meski Busyro Karim resmi dinyatakan positif, kegiatan tadbir berjalan normal. Bahkan, bupati masih aktif berkomunikasi dengan pimpinan pola perangkat daerah (OPD) melalui seruan video.

“Hari ini beliau masih rajin berkoordinasi dengan pimpinan OPD. Jadi aktivitas kantor masih normal dan tidak ada penfurangan kegiatan, ” kata Herman.

Di Kabupaten Pamekasan, perut pejabat juga dinyatakan positif terpapar covid-19. Mereka ialah Rajae (wakil bupati) dan istrinya, Sri Wahyuni, serta Nurul Widiyastuti (Kepala Biro Kepariwisataan, Kepemudaan, dan Olahraga).

Rajae dan istrinya dirujuk ke RSUD dr Soetomo, Surabaya, setelah sempat menjalani perawatan dj RSUD Slamet Martodiredjo (Smart) Pamekasan. Nurul Widyastuti dan suaminya menjalani isolasi di Bagian Mawar RSUD Smart.

Humas Satgas Covid-19 Sigit Priyono mengatakan selain ciri covid-19, Rajae juga mengalami kelelahan setelah menjalankan tugas ke Jakarta beberapa waktu lalu. “Untuk pokok Wabup dirujuk ke Surabaya pula untuk mendampingi Pak Wabup, ” kata Sigit.

Sejauh ini, kata dia, kondisi Rajae makin membaik & mulai berkomunikasi dengan teman & keluarganya di Madura. Ia mengingatkan upaya mencegah penyebaran covid-190 memutar efektif yaitu mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak beserta jauhi kerumunan. (OL-14)