MANAJER Burnley Sean Dyche mengaku menjalani pengalaman istimewa ketika timnya menang 2-0 melayani Norwich City dalam laga pasar ke-37 Liga Primer Inggris pada Carrow Road, Minggu (19/7) pagi buta WIB.

Pasalnya, tuan rumah harus berlaku dengan sembilan pemain sejak pengujung babak pertama lantaran kartu abang Emiliano Buendia dan Josip Drmic.

“Ini sore yang aneh. Boleh dikenal ganjil, ” kata Dyche pada komentar pascalaga dilansir laman formal Burnley.

“Sepanjang pengalaman saya, cuma sekali menghadapi tim dengan sembilan pemeran di lapangan yaitu di kandang Chelsea. Tapi, waktu itu, mereka
membombardir kami dari bervariasi arah, ” tambahnya.

Baca juga: Burnley Jaga Duga ke Liga Europa

Terlebih dengan situasi tanpa penonton karena pandemi covid-19, Dyche mengaku laga kontra Norwich tidak ubahnya seperti pertandingan latihan.

“Kali ini sedikit berbeda karena buat pertama kalinya saya melihat tim menerapkan dua baris kuartet tanpa penyerang, ” ujarnya.

“Ini seperti langgar latihan. Saya tahu lawan awak memiliki tantangannya musim ini dan tribun yang kosong, mungkin musabaqah ini memang akan terasa aneh, ” lanjutnya.

Setelah Buendia dan Drmic dikartu merah, Burnley menang menggunakan tendangan akrobatik Chris Wood disusul gol bunuh diri Ben Godfrey.

Melalui gol itu, Wood menyamai rekor 13 gol di kasta sempurna untuk Burnley yang sebelumnya ditorehkan Ray Hankin dan Peter Noble pada musim
1975/76.

Berkat kemajuan tersebut, Burnley menghidupkan asa untuk bersaing memperebutkan satu tiket kondisi Eropa mengingat mereka kini terangkat ke
urutan kesembilan klasemen dengan koleksi 54 poin ataupun hanya terpaut dua poin dari zona Eropa. (OL-1)