Penyelenggaraan ibadah haji 1441H selesai pada 12 Zulhijjah atau 2 Agustus 2020. Dalam kondisi normal, selesainya gelaran haji sekaligus menandai dibukanya musim penyelenggaraan ibadah umrah.

Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali mengiakan terus memantau kebijakan Arab Saudi terkait kemungkinan dibukanya umrah.

Baca juga: Total Pasien Sembuh Covid-19 pada Wisma Atlet Capai 6. 534

“Saya kemarin sudah kontak dengan bagian teknis di Kementerian Haji Arab Saudi, membicarakan kemungkinan rapat membahas pelaksanaan umrah paska haji 1441H, ” ujar Endang dalam informasi resmi, Selasa (4/8).

Seperti diketahui, lenyelenggaraan ibadah umrah ditangguhkan sejak akhir Februari 2020. Saat itu, seiring merebaknya pandemi covid-19 di berbagai negara, Saudi mengeluarkan kebijakan untuk menangguhkan sementara akses masuk ke negaranya, baik untuk umrah maupun ziarah.

Endang memperkirakan musim umrah hendak dibuka kembali. Apalagi, jumlah kejadian covid-19 di Saudi juga terus turun.

Data per 25 Juli 2020 menunjukkan ada 2. 200 kasus covid-19 di Saudi, sedangkan bola lampu 2 Agustus lalu sudah tetap menurun menjadi 1. 357 urusan.

Jika tren covid-19 terus menurun, kata Endang, tidak menutup kemungkinan penerbangan internasional akan kembali dibuka, tercatat untuk jemaah umrah.

“Suksesnya penyelenggaraan haji dengan penerapan protokol kesehatan akan menjadi role model penyelenggaraan umrah. Saya yakin jika umrah dibuka, maka protokol kesehatan akan diterapkan secara ketat, ” tegasnya.

“Bisa oleh karena itu, Saudi juga memberlakukan persyaratan ketat, utamanya terkait protokol kesehatan, kepada negara pengirim jemaah umrah, ” tandasnya. (H-3)