KANDIDAT Presiden AS dari Golongan Demokrat, Joe Biden, pada Jumat (23/10) waktu setempat, mengatakan mau memberikan vaksin covid-19 secara gratis untuk semua warga Amerika Serikat jika ia terpilih sebagai kepala.

“Begitu kami memiliki vaksin yang damai dan efektif, itu harus gratis untuk semua orang, baik Anda yang memiliki asuransi maupun tidak, ” kata Biden dalam pidatonya yang menguraikan rencana respons pandemi hanya 11 hari sebelum penetapan presiden AS.

Saat dia menyampaikan program daruratnya untuk memerangi pandemi, Biden menyerang Presiden AS Donald Trump atas tanggapannya terhadap covid-19. Dia mengatakan Trump telah menyerah untuk memerangi virus tersebut dan sudah mundur dari Amerika Serikat.

Jika ia terpilih, kata Biden, ia akan fokus untuk mengatasi pandemi. Dia akan segera menerapkan strategi nasional untuk mengatasi virus tersebut. Tersebut termasuk berkonsultasi dengan semua gubernur dari 50 negara bagian semasa masa transisi presiden.

Setelah pelantikan, Biden akan meminta Kongres untuk mengesahkan undang-undang utama yang menangani keinginan negara untuk memerangi pandemi.

Selain itu, ia juga akan menerapkan penggunaan masker secara nasional di gedung-gedung federal dan transportasi antarnegara periode serta meluncurkan rencana tes covid-19 secara nasional.

Sementara itu, Trump juga menekankan hal serupa bahwa vaksin, yang menurutnya akan siap dalam beberapa minggu mendatang, harus gratis.

AS memecahkan rekor hariannya untuk infeksi virus korona baru pada Jumat (23/10). Menurut perhitungan Reuters, setidaknya ada 83. 948 kasus gres akibat wabah di hampir setiap bagian negara itu.

Lonjakan kasus terjadi kurang dari dua minggu pra pemilihan presiden yang akan berlangsung pada 3 November. Virus memangkung sejumlah negara bagian yang menjadi medan pertempuran kedua capres GANDAR, seperti Ohio, Michigan, Carolina Melahirkan, Pennsylvania, dan Wisconsin. (Nur/AFP/I-1)