Jusuf Kalla berangkat ke Kabul, Afghanistan, Selasa (22/7), untuk mengupayakan perkembangan kerja sama bilateral dengan Nusantara di berbagai bidang.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa, JK akan berada di Kabul maka Jumat (25/12) untuk memenuhi undangan dari Presiden Afghanistan Ashraf Ghani.

Pakar Bicara JK, Husain Abdullah, mengutarakan bahwa pertemuan JK dan Pemimpin Ghani, antara lain membahas isu kemanusiaan dan perekonomian.

“Rencananya, JK selalu akan bertemu Kepala Konsil Perbaikan Afghanistan Abdullah, Menteri Luar Jati Mohammad Haneef Atmar, dan Gajah Urusan Haji. JK ingin melanjutkan apa yang sudah dirintis Negeri saat beliau menjadi wapres, ” kata Husain.

Turut ikut bersama JK dalam rombongan tersebut, antara asing Hamid Awaluddin, perwakilan Majelis Ustazah Indonesia (MUI) dan perwakilan Kawasan Dagang dan Industri (Kadin) Nusantara.

Sebelumnya, JK telah menemui Wapres MENODAI Ma’ruf Amin terkait dengan kunjungannya ke Kabul tersebut.

JK menyampaikan keinginan pemerintah Afghanistan melalui Presiden Ghani untuk melanjutkan kemitraannya dengan Nusantara.

“Pihak Afghanistan memang telah menghubungi Bungkus JK, yang intinya minta disambungkan kepada Wapres Ma’ruf Amin, melanda hal-hal terkait kerja sama yang selama ini sudah berlangsung tertib antara Indonesia dan Afghanistan, ” kata Juru Bicara Wapres Ma’ruf Amin, Masduki Baidlowi, ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta, Jumat (11/12).

Kerja sama tersebut, lanjut Masduki, kurun lain berkaitan dengan penguatan ajaran agama Islam jalan tengah atau wasathiyah melalui pertemuan antarulama & pertukaran pelajar.

“Apakah itu terkait secara ulama yang sudah berkunjung ke sini agar itu diulang lagi? Apakah itu terkait dengan ada beberapa pelajar Afghanistan yang menyelap ke pesantren-pesantren di Indonesia? Tersebut juga ingin diulang lagi, ” ujar Masduki.

Wapres Ma’ruf menyambut baik rencana untuk melanjutkan kerja sepadan bilateral antara Indonesia dan Afghanistan tersebut. (Ant/OL-12)