WAKIL Presiden Ma’ruf Amin menyambut kedatangan Jusuf Kalla di vila dinas wapres di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, untuk mempercakapkan berbagai persoalan, termasuk di antaranya tentang kelanjutan kerja sama dengan Afghanistan dan pembangunan Museum Nabi.

Pakar Bicara Wapres Ma’ruf Amin, Masduki Baidlowi, mengatakan Wapres ke-10 & ke-12 Jusuf Kalla menyampaikan keinginan Pemerintah Afghanistan untuk dapat meneruskan kerja sama dengan Indonesia.

“Terkait secara persoalan Afganistan, pihak Afghanistan menemui Pak JK yang intinya mengambil disambungkan kepada Wapres Ma’ruf Menyetujui mengenai hal-hal terkait kerja sesuai yang selama ini sudah berlaku baik antara Indonesia dan Afghanistan, ” kata Masduki ketika dihubungi Antara dari Jakarta, hari tersebut.

Kerja sama tersebut, lanjut Masduki, kurun lain berkaitan dengan penguatan petuah agama Islam jalan tengah ataupun wasathiyah melalui pertemuan antarulama dan pertukaran pelajar.

Baca juga: Saat Rizieq Bersedia Penuhi Panggilan, Polda: Akan Ditangkap

“Apakah itu terkait dengan ulama dengan sudah berkunjung ke sini, biar itu diulang lagi, apakah tersebut terkait dengan ada beberapa anak sekolah Afghanistan yang masuk ke pesantren-pesantren di Indonesia, itu juga mau diulang lagi, ” jelasnya.

Wapres Ma’ruf menanggapi positif rencana kelanjutan kerja sama tersebut dan meminta dilakukan evaluasi terkait kemitraan yang sudah berjalan antara Pemerintah Afghanistan secara Majelis Ulama Indonesia (MUI), madrasah tinggi dan pesantren di Nusantara.

“Pak Wapres meminta untuk mengevaluasi barang apa yang selama ini sudah berjalan. Kerja samanya kan antara lain dengan MUI, dengan beberapa pesantren, dengan perguruan tinggi. Tim pada Setwapres itu diminta terlibat buat mengevaluasi, supaya nanti langkah-langkah kemudian bisa lebih baik lagi, ” kata Masduki.

Terkait rencana pembangunan Museum Rasulullah, JK menceritakan pengalaman kunjungannya ke Arab Saudi beberapa masa lalu kepada Ma’ruf Amin.

“Pak JK, yang kemarin berangkat ke Arab Saudi, menyampaikan mengenai pembangunan Museum Rasulullah. Di sana beliau bertemu dengan sejumlah ahli, untuk kemudian mendapatkan penjelasan teknis bagaimana supaya Museum Rasulullah bisa sesuai dengan perencanaan, secara detail, ” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas melanggar berbagai persoalan yang saat tersebut terjadi di Tanah Air. Turut hadir dalam pertemuan tersebut yaitu Kepala Sekretariat Wakil Presiden (Kasetwapres) Mohamad Oemar, Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi dan Staf Khusus Wapres Bambang Widianto. (Ant/OL-4)