WAKIL Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menegaskan bahwa Komisi III DPR RI hendak terus mengawal kasus dugaan aksi pidana pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 di DKI Jakarta, dengan satu diantara tersangka Muhammad Rizieq Shihab (MRS), agar diproses secara terbuka.

“Komisi III DPR RI akan terus melindungi kasus tersebut dan berbagai langkah kepolisian untuk menjamin bahwa jalan hukum dilakukan seadil-adilnya, terbuka, tidak terjadi kriminalisasi, ” kata Sahroni dalam keterangannya, di Jakarta, keadaan ini.

Dia mengatakan, Komisi III DPR RI juga akan mengawal peristiwa tersebut, agar prosesnya berjalan bertemu peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain tersebut, Sahroni mengapresiasi sikap kooperatif MRS terhadap kepolisian dengan datang ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (12/12) pagi sebagai tersangka terkait perkara dugaan tindak pidana pengingkaran protokol kesehatan COVID-19 di DKI Jakarta.

“Saya mengapresiasi tindakan koperatif MRS yang akhirnya datang dan bersetuju diperiksa polisi meskipun agak dingin, ” ujarnya.

Baca juga: Rizieq Shihab Akan Ajukan Praperadilan

Dia meyakini kalau sikap MRS terus koperatif seperti tersebut, maka proses hukum ke depannya juga akan berjalan lancar.

Sahroni juga menilai jika MRS tetap kooperatif, maka berbagai asumsi yang lahir di masyarakat juga akan bisa dijelaskan hingga menghindari potensi pertentangan.

“Ini bagus karena bisa menghindari terjadinya konflik di masyarakat, ” katanya pula.

Sebelumnya, Pimpinan FPI Rizieq Shihab mendatangi Polda Metro Jaya pada Sabtu pagi. MRS datang ke Polda Metro untuk menjalani penjagaan sebagai tersangka untuk kasus pelanggaran larangan kerumunan di Petamburan, Negeri Abang, Jakarta Pusat pada agenda 14 November 2020. (OL-4)