BIRO Perhubungan Kota Yogyakarta akan memperbolehkan kendaraan bermotor melintasi Jalan Malioboro pada malam pergantian tahun. Kebijakan ini diambil untuk mengurangi potensi kerumunan.

Pada hari-hari biasa, pembatasan organ bermotor di Jalan Malioboro aci pada pukul 18. 00-21. 00 WIB. Kepala Dinas Perhubungan Tanah air Yogyakarta Agus Arif menyampaikan, pemisahan kendaraan bermotor tersebut dicabut tatkala hingga 3 Januari 2021.

“Itu (pencabutan sementara aturan pembatasan kendaraan bermotor di Malioboro) semata-mata karena dalil kesehatan, “ terang Agus. Ia berharap potensi kerumunan dan kepadatan lalu lintas di kawasan Malioboro diharapkan berkurang.

Arus lalu lintas kendaraan diharapkan dapat mengalir dengan piawai. Ia juga berpesan wisatawan yang datang ke Malioboro untuk tentu disiplin menerapkan protokol kesehatan 4M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kelompok.

Sebelumnya, Kepala UPT Malioboro Ekwanto menjelaskan kawasan Malioboro sudah mengantisipasi penyebaran covid-19 dengan menyediakan 40 titik wastafel cuci tangan di sepanjang pedestrian Jalan Malioboro. Penyemprotan disinfektan dilakukan secara rutin setiap keadaan sekali pedestrian Jalan Malioboro.

Malioboro sudah dibagi menjadi lima zonasi. Di setiap pintu zonasi dilengkapi
dengan thermo scan yang dipegang oleh Bregada. Sebanyak 400-an personel sejak
tim pengamanan lingkungan & penegakan protokol kesehatan akan bekerja. (OL-14)