PEMERINTAH Kota Tasikmalaya, Jawa Barat memperpanjang penerapan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di enam kelurahan. Perpanjangan itu akan berlangsung 2-15 Juni. Selain itu, Pemkot Tasikmalaya juga akan memberlakukan adaptasi kebiasaan baru (AKB) di seluruh daerah.

“PSBB di Kota Tasikmalaya akan diperpanjang tetapi hanya untuk enam kelurahan mulai Cigantang, Sambongjaya, Kahuripan, Argasari, Empangsari, dan Cilembang masih berkecukupan di zona merah. Di  daerah lain diperlakukan adaptasi kebiasaan terakhir (AKB) tapi semuanya itu harus disosialisasikan terlebih dulu, ” kata pendahuluan Wali Kota Tasikmalaya, Budi Bijaksana, Jumat (29/5).

Budi mengatakan, pelaksanaan AKB di Kota Tasikmalaya merupakan periode dari PSBB. Namun, peraturan akan dilakukan lebih kepada pengawasan secara langsung ke objek-objek seperti kepala, pasar, objek wisata, UMKM, serta perhotelan.

“Peraturan adaptasi kebiasaan baru (AKB) di Kota Tasikmalaya akan langgeng mengikuti dari aturan Provinsi Menggambarkan, dan kita ingin aturan tersebut betul-betul dilakukannya agar masyarakat juga harus tetap menggunakan masker pra vaksin tersebut ditemukan. Peraturan tersebut dilakukannya demi keselamatan warga dan itu wajib menggunakannya, karena semasa ini tak ingin ada peristiwa tersebut terjadi, ” ujarnya.

Menurutnya, sambungan PSBB di sebagian wilayah tak lepas dari pelaksanaan Adaptasi Etiket Baru. Karena itu ia meminta masyarakat harus disiplin menjalankan protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah.

“Warga pasti diminta menjalankan protokol kesehatan serta harus menerapkan social distancing dan physical distancing dengan memakai kedok hingga sering mencuci tangan, ” paparnya. (R-1)