MANAJER Manchester City Pep Guardiola berambisi kembali meraih trofi Piala FA musim itu. Diharapkan raihan trofi Piala FA dua tahun beruntun atau keenam dalam sejarah klub bisa menjadi pelipur lara atas kegagalan itu mempertahankan gelar Liga Primer Inggris yang jatuh ke tangan Liverpool.

The Citizens saat ini butuh dua kemenangan lagi untuk mewujudkan ideal itu setelah sukses melangkah ke semifinal. Di babak perempat final, Senin (28/6) dini hari, City sukses mengalahkan Newcastle United dengan skor 2-0 melalui gol Kevin De Bruyne dan Raheem Sterling.

Di partai semifinal yang diagendakan di 18-19 Juni, City akan melawan tim yang paling sering ahli Piala FA, yakni Arsenal secara 13 kali juara.

Arsenal melaju ke semifinal setelah mengalahkan Sheffield United dengan skor 2-1. Di langgar semifinal lainnya akan dihadirkan sabung Manchester United kontra Chelsea.

Guardiola mengucapkan jika berhasil mempertahankan gelar Beker FA, itu akan menjadi simpanan berharga dalam kampanye meraih trofi lainnya yang selama ini diimpikan, yakni Liga Champions.

City juga masih berpeluang besar lolos setelah menyabet kemenangan 2-1 atas Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar.

“Pemain selalu lapar (juara). Saya bermain untuk menang. Kami masih memiliki dua kompetisi untuk dimenangkan. Kami telah membuat langkah baru dengan lolos ke semifinal. Menjuarai Piala FA juga akan oleh sebab itu cara terbaik untuk bersiap melawan Madrid, ” kata Guardiola dilansir dari situs resmi klub. Guardiola mengaku menang dari Newcastle jadi meng­angkat mental anak asuhnya yang pekan lalu ditundukkan Chelsea.

Ia selalu memuji anak asuhnya yang hadir percaya diri, terlebih ketika menemukan pengeksekusi titik putih baru, yakni De Bruyne.

“De Bruyne dapat diandalkan dan mudah-mudahan dia bisa terus sesuai itu karena kami kesulitan secara penalti musim ini. Saya budi kami gagal pada lima ataupun enam pe­nalti. Kevin sekarang mengemban tanggung jawab itu dan tempat sangat percaya diri, ” ungkap Guardiola.

Enggan jemawa

Real Madrid sukses memperlebar jarak menjelma 2 poin dengan Barcelona pada tabel klasemen setelah menekuk Espanyol dengan skor tipis 1-0 di lanjutan La Liga, kemarin.

Gol tunggal Casemiro di menit ke-45 cukup membawa Los Blancos, julukan Madrid, selangkah dari Barcelona.
Walaupun unggul 2 poin, pelatih Real Madrid Zinedine Zidane enggan jemawa. Zizou, sapaannya, mengaku perburuan melangsungkan juara La Liga masih bersambung dan masih akan ditentukan maka pekan terakhir.

Dengan 6 laga tertinggal, Madrid berpeluang besar mempertahankan takhta klasemen. Selanjutnya, mereka akan melawan tim yang di atas kertas mampu mereka kalahkan. Tercatat cuma ada tiga tim papan sedang yang diprediksi akan menyulitkan Eden Hazard dan kolega, yakni Getafe, Villarral, dan Athletic Bilbao.

Sementara tersebut, Barcelona masih harus melalui ujian sulit dengan melawan tim papan atas lainnya, Atletico Madrid. (Marca/R-3)