POLDA Jatim memenggal wilayah dalam tujuh rayon penyekatan batas wilayah antar kabupaten/kota untuk mengatisipasi warga yang masih nekat pegangan. Rayon tersebut yaitu Surabaya Raya, Malang Raya, Pacak Kuda, Banyuwangi, Blitar, Madiun Raya, Bojonegoro Raya, & Madura.

Itu dikatakan Dirlantas Polda Jatim Kombes Latif Usman di Surabaya, Sabtu (17/4). Menurutnya, penyekatan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran covid-19 di wilayah Jatim. Penyekatan ini bersamaan dengan kebijakan pemerintah pusat yang melarang mudik Lebaran selama 6-17 Mei 2021.

Untuk Rayon Surabaya Awam, titik penyekatan ada dalam perbatasan Gresik-Lamongan, Sidoarjo-Pasuruan, serta Mojokerto Sidoarjo. Di Rayon Malang Raya, titik penyekatan berada di perbatasan Pasuruan-Probolinggo, Probolinggo-Situbondo, Pasuruan-Malang, Malang-Lumajang.

Namun untuk Rayon Tapal Sado ada di Situbondo-Banyuwangi serta Jember Lumajang. Rayon Banyuwangi titik penyekatan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk. Rayon Blitar, check point penyekatan di Nganjuk-Jombang, Jombang-Mojokerto, Blitar-Kediri, dan Kediri-Malang.

Selain di ketujuh daerah tersebut, Polda Jatim selalu menetapkan wilayah Madura & pintu tol sebagai provinsi rayon penyekatan batas provinsi kabupaten/kota. Di Madura, bercak penyekatan berada di bagian utara KP3 dan sisi selatan Bangkalan. “Jadi, bukan hanya di tingkat kabupaten tetapi juga di level provinsi dilakukan penyekatan, “ katanya. (OL-14)