SAHAM-saham Prancis ditutup bertambah tinggi pada perdagangan Selasa (17/11), memperpanjang kenaikan untuk hari ke-3 berturut-turut, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris terkerek 0, 21 persen ataupun 11, 52 poin, menjadi menetap di 5. 483, 00 poin.

Indeks CAC 40 melonjak 1, 70 persen atau 91, 32 poin menjadi 5. 471, 48 pokok pada Senin (16/11), setelah menguat 0, 33 persen atau 17, 59 poin menjadi 5. 380, 16 poin pada Jumat (13/11), dan jatuh 1, 52 persen atau 82, 64 poin menjelma 5. 362, 57 poin pada Kamis (12/11).

Dari 40 perusahaan-perusahaan gembung pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC 40, sebanyak 25 saham berhasil membukukan keuntungan serta 15 saham lainnya menderita kemalangan.

Kongsi real estat komersial Eropa Unibail-Rodamco-Westfield SE melambung 3, 99 tip, menjadikannya peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan ataupun blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan raksasa kedirgantaraan Prancis Safran yang bertambah 2, 95 persen, beserta kelompok perusahaan jaringan supermarket internasional Carrefour terangkat 2, 30 upah.

Sementara itu, perusahaan produsen kereta suluh multinasional Prancis Alstom SA mendokumentasikan kerugian terbesar (top loser) diantara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya anjlok 4, 22 persen.

Disusul oleh saham perusahaan produsen baja Global ArcelorMittal SA yang kehilangan dua, 02 persen, serta perusahaan transformasi digital terkemuka Prancis Atos dengan kehilangan 1, 36 persen. (Ant/OL-13)

Menangkap Juga: Saham Prancis Merugi Secara Indeks CAC 40 Jatuh satu, 77 persen