UNIVERSITAS Pancasila Jakarta meraih penghargaan sejak Badan Narkotika Nasional (BNN) jadi salah satu institusi pendidikan dengan berperan aktif dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Suram Narkoba (P4GN).

Penghargaan ini diberikan BNN kepada institusi maupun individu di rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2020, yang peringatannya dilaksanakan secara virtual 26 Juni 2020) dengan tema “Hidup 100 persen di Era New Wajar Sadar, Sehat, Produktif dan Sentosa Tanpa Narkoba”.

Penghargaan BNN diterima Rektor Universitas Pancasila Wahono Sumaryono, dengan diserahkan langsung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RB Tjahjo Kumolo didampingi Kepala BNN Komjen Heru Winarko. di kampus Universitas Pancasila, Jakarta, Selasa (30/6).

Wahono mengatakan, Universitas Pancasila menyadari perannya yang sangat strategis dalam menyiapkan generasi muda, yang memiliki penguasaan dalam bidang Ilmu Pengetahuan serta Teknologi (Iptek) serta memiliki adab dan moral sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila. Karena itu, Universitas Pancasila memberikan perhatian sangat khusyuk atas meningkatnya penyalahgunaan narkoba pada masyarakat.

Untuk mencegah peredaran narkoba dalam kampus secara konsisten dan membenang Universitas Pancasila selalu bekerjasama dengan berbagai pihak seperti BNN, Kepolisian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, banjaran pemerintah daerah, para alumni Universitas Pancasila, serta instansi terkait yang lain.

Baca juga:   Digelar Secara Drive-thru, Wisuda di SD ini Berlangsung Khidmat

“Penghargaan yang diraih Universitas Pancasila ini merupakan wujud apresiasi atas konsistensi Universitas Pancasila melakukan berbagai kegiatan pemberantasan narkoba di lingkungan kampus. Hal ini menambah motivasi dalam meningkatkan bervariasi upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dalam lingkungan masyarakat, khususnya di dunia kampus kami, ” tegas Wahono.

Mengenai bentuk komitmen Universitas Pancasila di upaya pencegahan dan penindakan terhadap penyalahgunaan narkoba diantaranya melalui penetapan kebijakan yang mendukung usaha untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Beberapa diantaranya ialah dibentuknya Satgas Anti Narkoba, bekerjasama dengan Keluarga Alumni Universitas Pancasila (KAUP). Kemudian ditetapkannya kebijakan tetap Test Urine bagi seluruh mahasiswa baru Universitas Pancasila.

Universitas Pancasila selalu memberlakukan persyaratan bebas Narkoba buat Calon Ketua Senat dan BP di Universitas dan Ketua Senat dan Ketua BPM di Fakultas. Selain itu, penetapan sanksi bagi mahasiswa yang terbukti terlibat di kegiatan penyalahgunaan narkoba.

“Melalui Satgas Anti Narkoba dan juga sivitas akademika lainnya, telah dilaksanakan berbagai kegiatan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penindakan terhadap kegiatan penyalahgunaan narkoba dilingkungan Universitas Pancasila, ” pungkas Wahono. (OL-7)