PANDEMI covid-19 menyebabkan lonjakan transaksi digital di PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Bahkan, 98% transaksi konsumen BCA dilakukan secara digital.

“Tren digitalisasi yang saat ini berkembang. Sekitar 98% transaksi di BCA zaman ini berlangsung secara digital, ” ungkap Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam keterangan resmi, Jumat (4/9).

BCA mencatat nilai transaksi  mobile banking naik hingga 30, 4% (yoy) dan  internet banking  BCA tumbuh 5, 7% (yoy) per semester I 2020.

Lebih lanjut, Jahja menyebut pada akhir Juni 2020 terdapat 22, 5 juta rekening nasabah. Setiap hari, pihaknya memproses sekitar 30 juta transaksi. Itu tersebar di 1. 251 kantor cabang, 17. 360 ATM, serta layanan  internet dan mobile banking.

Baca juga:   Shopeepay,   OVO  dan  Gopay  Mendominasi  Pangsa  Dompet  Digital

“Di Hari Pelanggan Nasional kali ini terasa berbeda daripada tahun sebelumnya. Tahun ini kami tidak dapat menyapa (nasabah) dengan langsung karena pandemi covid-19, ” imbuh Jahja.

Kendati demikian, kata Jahja, kantor cabang BCA tetap beroperasi buat memenuhi kebutuhan nasabah.

“Tentunya dengan mengindahkan protokol kesehatan untuk nasabah dan karyawan. Seperti wajib menggunakan masker, jaga jarak dan cek suhu, ” pungkasnya. (OL-11)