JAM kerja yang panjang menyusun petugas di Rumah Sakit Gawat (RSD) Wisma Atlet membutuhkan kekuatan dan kesehatan mental yang jalan.

RSD Wisma Atlet memiliki fasilitas kesehatan mental untuk pasien dan petugas penanganan covid-19. Kakesdam Jaya, Kolonel Stefanus Dony, menyebut dukungan untuk tenaga medis, yakni tim kesehatan tubuh mental, juga tidak kalah penting. Saat ini, terdapat 10 personel tim kesehatan mental yang bertugas di RSD Wisma Atlet.

Personel itu berasal dari TNI dan sukarelawan. Menurut Dony, tekanan yang dihadapi petugas penanganan covid-19 sangat tinggi. Sebelumnya, mereka bekerja selama 14 hari penuh ditambah masa karantina 14 hari. Tidak seperti masa bekerja normal di rumah kecil, yang memberikan waktu libur 1-2 hari.

Baca juga:   Update Covid-19 per 25 Mei: 22. 750 Positif, Sembuh 5. 642 Orang

Setelah dilakukan evaluasi, tenaga medis dituntut bekerja 30 keadaan. Hal tersebut berdasarkan evaluasi 14 hari kerja yang dinilai invalid efisien. Waktu 14 hari dianggap tidak cukup untuk mengenali lingkungan di beberapa tower RSD Rumah Atlet.

“Dalam waktu satu bulan itu, mereka langsung datang dan mampu memahami situasi di sini, ” ujar Dony saat menerima lawatan Ketua Gugus Tugas Nasional di Wisma Atlet, Senin (25/5).

Selain konseling, tim kesehatan mental perlu memberikan ice breaking kepada personel ataupun petugas yang bekerja di RSD Wisma Atlet. “Ice breaking dikasih untuk menghadapi pasien dengan latar belakang berbeda, ” imbuh Dony.

Baca juga:   H+1 Lebaran, Pasien Sembuh Covid-19 di Wisma Altet Capai 1. 936

Tempat mencontohkan ketika perawat berhadapan dengan pasien yang berprofesi sebagai bujang buah kapal (ABK). Mereka masih muda namun dinyatakan positif covid-19. Menghadapi anak-anak muda seperti itu, lanjut dia, jelas membutuhkan kesabaran.

Kepala Gugus Tugas Nasional, Doni Monardo, yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mengapresiasi sebesar pihak sejak perencanaan hingga pengaktifan RSD Wisma Atlet.

“Saya mengapresiasi seluruh pihak yang menyiapkan RSD Wisma Atlet. Dari awal proses berlangsung sejak Februari pertengahan, ” introduksi Doni. (OL-11)